Kamis, 09 Agustus 2018

PENDIDIKAN UNTUK GENERASI PENERUS BANGSA

" Kemajuan suatu Bangsa dapat dilihat dari penyajian pendidikan Bangsa itu kepada masyarakatnya"

         Pemerintah mengadakan program wajib belajar 9 tahun. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah berharap jika semua anak bangsa Indonesia dapat berpendidikan minimal sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau program wajib belajar 12 tahun. Pembangunan Sumber Daya Manusia mempunyai peranan yang penting dalam kemajuan bangsa. Majunya teknologi yang semakin pesat, sehingga pendidikan mempunyai dampak dari majunya teknologi tersebut.
        Dengan majunya teknologi di era globalisasi, manusia harus selalu dituntut untuk selalu meningkatkan proses berpikir melalui penciptaan dan perbaikan dalam menginovasi agar peradaban manusia semakin meningkat seiring perkembangan zaman.
        Di Desa Campaka sendiri merupakan desa yang tertinggal dari segi pendidikan sehingga mayoritas masyarakat adalah petani/pekebun dengan riwayat pendidikan terkahir mayoritas hanya sampai Sekolah Dasar (SD). Menyadari hal tersebut, kelompok KKN 22 berinisiatif melakukan kegiatan belajar mengajar di Yayasan Nurul Jamal dengan harapan bisa memperbaiki tingkat pendidikan di Desa Campaka. Kegiatan belajar mengajar kelompok KKN 22 dilakukan setiap 3 hari dalam seminggu yaitu pada hari Senin, Rabu dan Sabtu.



         Kelompok KKN 22 memberikan materi sesuai dengan kurikulum Sekolah tersebut. Metode yang digunakan dalam mengajar yaitu Learning By Doing. Metode tersebut mengajarkan siswa untuk mempraktikkan apa yang dijelaskan oleh pengajar sehingga tidak hanya mendengar dan mencatat semata tetapi juga menirukan agar lebih mudah mengingat.
         Siswa di Yayasan Nurul Jamal berpotensi menjadi generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya karena semangat dan antusias belajarnya tinggi. Keterbatasan fasilitas sekolah yang begitu minim tidak menyulutkan semangat siswa Yayasan Nurul Jamal.




        Kegiatan di hari libur pada hari Jumat diisi dengan senam pagi dan latihan puisi,tari dan pantomim. Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengeksplorasi bakat siswa tidak hanya dalam bidang akademik tetapi dalam bidang non akademik. Latihan yang dilakukan oleh para siswa nantinya juga akan ditampilkan dalam acara inagurasi KKN 22.







        Kegiatan terakhir dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh KKN 22 dengan memberikan beberapa buku dan majalah bekas yang bertujuan agar menambah wawasan para siswa/siswi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar